WASPADA!!

KEJADIAN LAKA SUNGAI OPAK
DESA TAMANMARTANI KECAMATAN KALASAN

Hari/tgl : Kamis, 19 Maret 2020
Lokasi kejadian : Sungai Opak (Bawah Jembatan Tulung)
Desa Tamanmarani, Kecamatan Kalasan
Jam kejadian : 16:00 WIB

Korban yang belum ditemukan
NAMA : IRFAN WIBOWO
USIA : 20 TAHUN
ALAMAT : TULUNG TAMANANMARTANI KALASAN
JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI
CIRI-CIRI : – KAOS HITAM
-TULISAN DI DADA BADAK WARNA COKLAT

  • CELANA DI LIPAT

Saksi mata;
Nama : MUHAMMAD ZAINUR GUNTUR ANGKASA TAMA
Alamat : TULUNG, TAMANMARTANI KALASAN SLEMAN

Kronologi:
Pada jam 16.00 wib ada 7 orang di lokasi
Kemudian ada 1 orang yang ambil gulungan kail sambil mandi, setelah itu dia naik kemudian mandi dan diikuti 1 orang lainnya. Saat mereka mandi tiba-tiba Tama melihat penambahan air cukup deras “berteriak banjir-banjir…”, saat banjir membesar ke-lima orang yang di tengah berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan batu.
Karena arus semakin besar sehingga ke-empat orang terseret arus, Tama berhasil memegang rumpun bambu di pinggir.
Pada saat Tama memegang rumpun bambu Tama melihat ke belakang, Ivan berusaha meraih rumpun bambu tapi tidak berhasil.
Terakhir kali Tama melihat ivan masih tampak kepala korban dan sekejap tidak kelihatan. Sementara Galih mencoba menyelamatkan Yesi dengan mengangkat ke tepi sungai dan berhasil. Sampai pencarian pukul 18.00 Ivan belum ditemukan. Dilakukan koordinasi untuk pemantauan di 6 titik.

Tindakan :
Penggalian Informasi, Koordinasi dan Persiapan Pencarian

Personil:
FPRB Bokoharjo menugaskan 14 anggota untuk bergabung bersama Komunitas Relawan lainnya yg dikerahkan untuk pencarian, dari Posko Induk di Balai Desa Tamanmartani Kalasan.
FPRB Bokoharjo masuk dalam SRU 1 dan SRU 3 dalam operasi laka sungai tersebut.

Pencarian survivor :

  • Pergerakan di bagi menjadi 4 SRU dengan jumlah personil 174 personil.

.PEMBAGIAN WILAYAH PENCARIAN

  1. SRU 1 : Dam Jabang Bayi
  2. SRU 2 : Dam Ramayana
  3. SRU 3 : Jembatan Prambanan
  4. SRU 4 : Mojosari
  5. SRU 5 : Dam Opak Gendukkan
  6. SRU 6 : Dam Gendukkan
  7. 4 SRU di tarik pukul 23:50 sampai Pos SAR Gabungan  
    EVALUASI
  8. Pos dam Jabang bayi sisi barat
  • 17 personel
  • Penyisiran sungai ke arah utara / jembatan Tulung
  • Sisi barat bawah dam ada palung yang dalam
  • Hasil nihil
  1. Pos dam Jabang bayi sisi timur
  • Pemantauan alur sungai
  • Ada penurunan debit air
  • Hasil nihil
  1. Pos Gendukan
  • 10 personel Relindo
  • Pemantauan alur sungai
  • Hasil nihil
  1. Pos Jembatan Prambanan
  • 10 personel TRC BPBD Klaten, Prambanan Comunity dan Solodiran Rescue
  • Pemantauan alur sungai oleh TRC BPBD Klaten dan Solodiran Rescue
  • Penyisiran ke arah utara oleh Prambanan Comunity
  • Hasil nihil
  1. Pos Jembatan Ramayana / Ngablak
  • 6 personel PMI Kab. Sleman dan petugas BBWSSO
  • Penyisiran 500 meter kea rah utara sampai pos BBWSSO
  • Temuan palung yg cukup dalam
  • Hasil nihil
  1. Jumlah SRU dibagi 3. Dimungkinan bisa tambah SRU.
  2. SRU 1 Sisir dari jembatan Tulung sampai Jembatan Prambanan.
  3. SRU 2 Dari Jembatan Prambanan sampai ke DAM Gendukan.
  4. SRU 3 dari DAM Nggedunkan sampai DAM Mojosari.
  5. Dimungkinan masih bisa di bentuk SRU, akan di tempatkan dari Dam Mojosari ke Bawah.
  6. Dilakukan Registrasi Personil di Posko Gabungan Laka Sungai Opak Pukul 06:00 WIB
  7. Koordinasi Lapangan bsk pagi menggunakan peta agar ada titik yg terlewat.
  8. Personil yang terlibat harus mempergunakan APD.

Pada hari minggu 22 Maret 2020 tepat pukul 14.30 WIB survivor atas nama Irfan Widodo (20) diinfokan oleh pemancing di Barat Dusun Jragung atas Lava Bantal, di titik koordinat 3º54’44.99”S 55º15’36.94”E. Survivor ditemukan dalam kondisi Meninggal Dunia. Saat ini survivor di bawa ke RS. Bayangkara.

Total sru yang terlibat dalam Operasi SAR Merapi Pencarian Warsito sejumlah 20 sru. 20 sru tersebut secara terperinci:

  1. Hari Jumat, 20 Maret 2020 : 51 Komrel terdiri dari 276 personel
  2. Hari Sabtu, 21 Maret 2020 : 39 Komrel terdiri dari 191 personel
  3. Hari Minggu, 22 Maret 2020 : 32 Komrel terdiri dari 165 personel

Unsur-unsur yang terlibat dalam Operasi SAR Laka Sungai Opak 2020 antara lain: BASARNAS, SAR DIY, BPBD Sleman, Pusdalops, TRC BPBD Klaten, SAR DIY Distrik Bantul, SAR DIY Unit Cangkringan, Sar Linmas DIY, RESTAM, Restagana Donoharjo, Pramuka Peduli DIY, SAR Sena, FPRB Bokoharjo, SAR MTA, Bahari Rescue, Pareanom, Pitoe Rescue, Baret, Banser Tanggap Bencana Bantul, MDMC, SAR FKM, TRB, Relawan Ndolmo, Banser, Code X, FOR Jogja, SatpolPP, Koramil 08 Kalasan, Rescue 920, RJT, Restagana, KPGW, Relindo, Baguna DIY, SRC, WSC, Mahaguru Merapi, Semut Geni Klaten, Tabah Rescue, JME, Kosapa Community, Djipatsong, WRC, Commandho, Walet Merapi, Solodiran Rescue, AMC, R.E.A.G Yogyakarta, Prambanan Rescue, Mapala UNISI, URSC Umbulharjo, Gabungan PA, Paksikaton, Lowo Rescue, Relawan Kalitirto, Giri Loka Paksi, Bagana Bantul, SAR Kab. Klaten, Mapala Silvagana, Mayapala Amikom, BTB DIY, Rajawali, Team Dhemiet, BMC Kota Gede, SDS Siap dan Siaga dan

Kami selaku pengendali SAR Operasi SAR Gabungan 2020 mengucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang sudah terlibat dalam operasi ini. Demikian yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat.
Salam Tangguh
Posko Gabungan

Bersama untuk Kemanusiaan

#PAC

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai